
Sawah Kendal 100 Ha Jadi Kolam Ikan Akibat Rob
Sawah Kendal 100 Ha Jadi Kolam Ikan Akibat Rob Dengan Hujan Ekstrem Yang Terjadi Pada Akhir November Dan Susulannya. Halo para pegiat pertanian, pemerhati lingkungan, dan pembaca budiman! Perubahan iklim telah membawa dampak nyata yang merusak lahan produktif kita. Dan bagi para petani di Kendal, Jawa Tengah. Terlebih ancaman itu bernama banjir rob yang datang secara rutin dan masif. Bayangkan, luapan air laut yang asin dan tak terhindarkan telah merenggut harapan panen dari lahan seluas 100 hektar sawah subur. Ini adalah kisah tentang kesulitan dan kerugian besar. Mereka mengambil keputusan transformatif yang cerdas: daripada terus melawan alam. Terlebih mereka memilih untuk bersinergi. Ratusan hektar lahan yang tadinya Sawah Kendal. Akan tetapi kini secara resmi di sulap menjadi kolam ikan dan tambak produktif. Mari kita telisik bagaimana langkah inovatif ini.
Mengenai ulasan tentang Sawah Kendali 100 Ha jadi kolam ikan akibat Rob telah di lansir sebelumnya oleh kompas.com.
Sekitar 100 Hektar Sawah Terdampak Banjir Rob
Wilayah ini mengalami kerusakan berat akibat banjir rob yang terus-menerus datang dan sulit surut. Genangan air laut yang masuk ke area pertanian tidak hanya terjadi sesaat. Namun melainkan bertahan berhari-hari hingga berminggu-minggu. Kemudian membuat seluruh hamparan sawah berubah seperti kolam alami. Kondisi ini menyebabkan tanaman padi yang sedang tumbuh mati secara massal. Dan juga lahan menjadi tidak lagi dapat di tanami kembali. Banjir rob yang menenggelamkan sawah tersebut bersifat kronis, bukan insiden musiman. Penyebabnya berkaitan dengan penurunan muka tanah yang terjadi di kawasan Pantura, termasuk Kendal. Sehingga permukaan lahan kini lebih rendah daripada permukaan air laut. Akibatnya, air pasang mudah melimpas ke area persawahan. Dan meskipun pasang surut kembali, tanah yang telah cekung. Serta juga dengan saluran air yang kurang optimal membuat genangan ini tidak bisa cepat mengering.
Sawah Kendal 100 Ha Jadi Kolam Ikan Akibat Banjir Rob Yang Terjadi
Kemudian juga masih membahas Sawah Kendal 100 Ha Jadi Kolam Ikan Akibat Banjir Rob Yang Terjadi. Dan fakta lainnya adalah:
Perubahan Fungsi Lahan Menjadi Kolam Ikan
Hal ini terjadi bukan karena keinginan petani untuk beralih profesi. Namun melainkan sebagai bentuk adaptasi terpaksa terhadap kondisi lingkungan yang berubah drastis. Setelah banjir rob terus-menerus merendam lahan hingga berbulan-bulan. Dan tidak memungkinkan lagi untuk di tanami padi, petani menyadari bahwa lahan mereka telah kehilangan karakter pertanian. Tanah yang telah terkontaminasi air laut menjadi payau, penuh garam. Serta yang tidak lagi memiliki struktur yang mendukung pertumbuhan tanaman pangan. Upaya untuk mengeringkan atau memperbaiki lahan tidak efektif dan membutuhkan biaya besar. Sehingga pilihan itu menjadi nyaris tidak mungkin dilakukan oleh masyarakat yang sudah mengalami kerugian besar. Dalam kondisi seperti ini, perubahan fungsi lahan menjadi kolam ikan muncul sebagai solusi yang paling logis dan realistis. Air yang selalu tergenang, yang dulu menjadi musibah bagi padi. Namun justru berpotensi menjadi aset untuk budidaya ikan air payau seperti bandeng atau udang.
Alih-alih memaksakan pola tanam yang berulang kali gagal. Kemudian petani memilih memanfaatkan genangan yang sudah permanen. Tentunya untuk menghasilkan komoditas baru yang sesuai dengan kondisi lingkungan. Dengan sedikit pengerjaan seperti memperdalam area genangan, membuat pematang. Serta menata saluran air masuk dan keluar. Dan lahan yang dulunya sawah dapat di ubah menjadi kolam yang siap di gunakan untuk budidaya. Keputusan ini tidak terjadi dalam semalam, melainkan melalui pengalaman pahit kegagalan panen berulang, hilangnya pendapatan. Serta lamanya masa genangan yang membuat sawah berubah menjadi tambak alami. Petani melihat bahwa bertahan dengan padi tidak lagi mungkin. Sementara kebutuhan hidup tetap berjalan. Beberapa dari mereka belajar dari wilayah pesisir lain mengalami nasib serupa dan berhasil memanfaatkan rob sebagai peluang budidaya ikan.
Inovasi Kendal: Lahan Kena Rob Di Ubah Jadi Kolam Ikan Produktif
Selain itu, masih membahas Inovasi Kendal: Lahan Kena Rob Di Ubah Jadi Kolam Ikan Produktif. Dan fakta lainnya adalah:
Dampak Rob Makin Parah Akibat Penurunan Muka Tanah
Kejadian ini erat kaitannya dengan fenomena penurunan muka tanah yang terjadi secara bertahap selama bertahun-tahun. Penurunan tanah ini membuat permukaan daratan secara perlahan berada lebih rendah daripada permukaan air laut. Ketika tanah turun beberapa sentimeter setiap tahun. Maka perubahan tersebut tidak selalu terasa dalam jangka pendek. Akan tetapi dalam rentang waktu yang panjang, dampaknya menjadi sangat besar. Daerah yang dahulu lebih tinggi dan aman dari limpasan air. Terlebih yang kini telah menjadi wilayah rawan yang mudah tergenang saat pasang naik. Penurunan muka tanah ini terjadi karena beberapa faktor, terutama eksploitasi air tanah secara berlebihan. Kemudian juga beban bangunan dan infrastruktur. Serta proses alami sedimentasi yang tidak seimbang.
Di wilayah pesisir seperti Kendal, pengambilan air tanah sering dilakukan untuk kebutuhan rumah tangga, industri, dan pertanian. Ketika air tanah terus di sedot. Dan juga lapisan tanah yang gembur kehilangan penyangga dan perlahan turun atau amblas. Dalam kondisi inilah tanah menjadi semakin rendah. Jika di bandingkan permukaan laut. sehingga air pasang tidak membutuhkan dorongan besar untuk masuk ke daratan. Akibatnya, kawasan yang sebelumnya jarang mengalami banjir rob kini hampir pasti terendam setiap kali pasang tinggi datang. Penurunan muka tanah juga menyebabkan sistem drainase alami kehilangan fungsinya. Saluran-saluran yang sebelumnya efektif mengalirkan air menuju laut kini justru mengalami aliran balik karena posisi permukaannya menjadi lebih rendah. Air laut dapat menyusup melalui saluran tersebut dan mempercepat proses intrusi ke daratan. Selain itu, tanggul-tanggul penahan rob yang di bangun bertahun-tahun lalu tidak lagi memiliki ketinggian yang cukup. Terlebihnya hal ini untuk menahan air karena tanah di sekitarnya turun.
Inovasi Kendal: Lahan Kena Rob Di Ubah Jadi Kolam Ikan Produktif Karena Tak Bisa Kembali Mengering
Selanjutnya juga masih membahas Inovasi Kendal: Lahan Kena Rob Di Ubah Jadi Kolam Ikan Produktif Karena Tak Bisa Kembali Mengering. Dan fakta lainnya adalah:
Infrastruktur Penahan Rob Belum Mampu Mengatasi Situasi
Pada dasarnya di bangun untuk menjadi benteng pelindung masyarakat pesisir dari naiknya air laut. Akan tetapi seiring waktu, fasilitas yang ada tidak lagi mampu menghadapi tekanan yang semakin besar. Tanggul-tanggul yang dulu di anggap cukup tinggi kini tampak rendah. Karena dua hal yang terjadi bersamaan: permukaan laut yang terus meningkat. Dan muka tanah di daratan yang terus turun. Perubahan ini membuat tanggul yang awalnya efektif menjadi tidak relevan lagi. Sehingga air laut dengan mudah melampaui batasnya. Kemudian masuk ke area permukiman maupun lahan pertanian. Terlebih yang termasuk sawah yang akhirnya berubah menjadi genangan permanen.
Banyak tanggul di daerah tersebut di bangun secara bertahap dan tidak selalu mengikuti standar konstruksi yang kuat. Beberapa di antaranya di buat dari tanah yang di padatkan atau material ringan yang rentan terkikis oleh ombak. Ketika musim pasang tinggi atau angin kencang datang. Maka ombak menghantam sisi tanggul dengan kekuatan yang lebih besar daripada yang bisa di tahan. Akibatnya, tanggul sering mengalami retakan, erosi. Bahkan jebol di beberapa titik. Begitu ada celah kecil, air laut langsung menerobos dan membanjiri area pertanian dalam hitungan jam. Setelah jebol, perbaikannya seringkali dilakukan secara darurat. Sehingga tidak menghasilkan struktur yang benar-benar kuat dan tahan lama. Selain kualitas bangunan yang tidak memadai, persoalan lain adalah keterbatasan panjang tanggul. Di banyak titik pesisirnya. Serta tanggul tidak terhubung secara menyeluruh.
Jadi itu dia fakta menarik 100 Ha jadi kolam ikan akibat Rob di Sawah Kendal.